Bayar Bensin Bakal Pakai Smartphone, Apa Tidak Berbahaya? CNBC Indonesia

Penyebab Hp Panas Dan Baterai Cepat Habis Serta Cara Mengatasinya Hot Liputan6 Com

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah berencana menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 90 atau solar bersubsidi dengan menggunakan infrastruktur digital agar lebih tepat sasaran. Salah satunya dilakukan oleh aplikasi milik PT Pertamina, yakni My Pertamina.

Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar tanpa uang tunai di SPBU Pertamino State. Tapi apakah dilarang membuka aplikasi di SPBU dan bukan di ponsel atau smartphone?

March Ego Legawa Putra, Regional Marketing Director PT Pertamina Batra Niaga menjelaskan, pihaknya lebih banyak belajar tentang penggunaan smartphone di SPBU. Menurutnya, ada standar operasional prosedur atau standar operasional prosedur yang dipelajari saat menangani ponsel.

"Ada saran dari HSSE Pertamina, pokoknya apa yang harus terjadi saat menggunakan ponsel di SPBU. Sepertinya transaksi QR tidak menggunakan Flash tidak menggunakan alert yang muncul di sana." Itu relatif aman di suatu tempat. Jaraknya agak jauh," katanya kepada CNBC Indonesia Energy Corner, Senin 13 Juni 2022.

Karena itu, menurut dia, mekanisme ini akan terus mendukung Pertamino. Pelaksanaan di lapangan berjalan lancar.

"Misalnya jarak antara distributor dan distributor akan ditentukan. Dengan cara ini SPBU EDC mobile bisa mendekatkan konsumen. Jadi konsumen tidak perlu mendekati distributor dengan cara seperti ini. Dari segi keamanan, kita sudah: “Dia siapkan untuk operator dan konsumen SAP, Kedepannya akan kita sosialisasikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kepala Badan Pengatur Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Eric Retnovati sebelumnya mengumumkan pihaknya akan menguji MyPertamina melalui aplikasi digital MyPertamina pada Agustus-September 2022 untuk pembelian Pertaliteև Solar subsidi.

“Mudah-mudahan bulan Agustus dan September sudah bisa kita mulai dan tes itu sudah bisa kita lakukan, masih dalam tahap regulasi dan setelah keputusan itu kita sosialisasikan dulu. Jadi mudah-mudahan bisa berhasil di 2018.” Agustus-September,” kata Erika Retnovaty, CEO BPH Migas kepada CNBC Indonesia, Senin (6 Juni 2022) di CNBC Indonesia energy corner.

See also  SPESIFIKASI Dan Harga Smartphone Vivo Y15s RAM 3 GB Mei 2022 Tribun

Menurut Erika, pihaknya berencana melarang penggunaan mobil mewah berbahan bakar Pertalite. Standar untuk mobil kelas mewah nantinya akan menunjukkan ukuran sentimeter atau kubus CC mobil tersebut. Namun, dia tidak merinci ukurannya.

“Kenapa harus Inggris, kenapa? Lihat biayanya karena COP-nya besar, itu akan menggunakan banyak bahan bakar, itu dirancang agar Pertalite tidak dikonsumsi sesuai spek. Mesinnya, bahkan mesinnya hidup. paling sering rusak," katanya.

Selain itu, BPH Migas akan bermitra dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mencapai keberhasilan tersebut. Terutama mereka yang akan melakukan penelitian tentang ukuran mobil DC.

“Mahkamah Konstitusi masih dalam pembahasan dan selanjutnya akan disosialisasikan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan penertiban. Namun yang jelas BPH Migas akan menggunakan infrastruktur digital untuk menutup distribusi BBM bersubsidi.

[Udang: Video CNBC]

posting berikutnya:

Bos Pertamina (pgr/pgr) mengatakan penduduk setempat meneriaki SPBU Pertalite yang langka

peta jalan. Bepergian untuk menjadi pengembang front-end modern

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post